Alat pribadi
Anda di Halaman Utama / Asal usul dari Memberdayakan Keuangan Mikro

Asal usul dari Memberdayakan Keuangan Mikro

Pada tahun 2000, International Labour Organization (ILO) mulai menyediakan program pelatihan manajemen untuk LKM, baik di Pusat Pelatihan Internasional di Turin maupun di negara berkembang dan yang sedang dalam transisi. Namun, segera menjadi jelas bahwa permintaan untuk pelatihan jenis ini jauh melebihi apa yang bisa disediakan oleh ILO sendiri. LKM tumbuh dan khususnya memenuhi pertumbuhannya dengan mempromosikan petugas pinjaman terbaik mereka ke dalam posisi manajemen menengah. Sangat sedikit yang telah menerima pelatihan atau pembinaan yang sistematis tentang bagaimana mengelola sebelum mengemban tanggung jawab manajemen mereka, dan ini meningkatkan paparan terhadap risiko LKM 'serta membatasi pertumbuhan mereka. Manajer menengah yang lemah bertanggung jawab tidak hanya atas pembuatan keputusan yang buruk, tetapi juga tidak efektifnya dalam memberdayakan orang lain untuk melaksanakan keputusan yang bijak. Lembaga memerlukan mekanisme yang cepat dan hemat biaya untuk memperkuat kapasitas manajemen menengah mereka.

Meskipun banyak kurikulum pelatihan yang sudah ada bagi manajer keuangan mikro, tetapi kurikulumnya cenderung fokus pada bidang teknis tertentu, yang penyampaiannya hanya di satu negara, atau hanya tersedia dalam satu atau dua bahasa. Untuk membangun kapasitas secara cepat dan masif di tingkat manajemen menengah, industri membutuhkan kurikulum yang menyeluruh yang dapat disampaikan secara berkualitas oleh pelatih lokal di banyak lokasi dan dalam banyak bahasa dengan penyesuaian yang tepat untuk lingkungan lokal.

Antara 2003 dan 2006, ILO mengemas kembali materi pelatihan manajemen keuangan mikro ke dalam format yang dapat digulirkan kepada penyedia pelatihan di negara-negara berkembang dan sedang dalam transisi, dan ini menciptakan proses sertifikasi tiga fase yang ketat untuk membangun kapasitas narasumber lokal supaya dapat melakukan penyampaian konten materi dengan standar kualitas tertentu.

Jilid pertama dari materi pelatihan ini diterbitkan sebagai Memberdayakan Keuangan Mikro: Mengelola untuk Peningkatan Kinerja di tahun 2006. Jilid kedua diterbitkan sebagai Memberdayakan Keuangan Mikro: Mengelola Diversifikasi Produk pada tahun 2011. Awalnya dirancang sebagai bagian keenam dari jilid pertama, konten materi dari jilid kedua telah dihapus dan dielaborasi setelah peserta dalam uji coba Jilid I diminta memberikan informasi lebih lanjut tentang pilihan produk dan lebih banyak waktu digunakan untuk membahas isu-isu yang berkaitan dengan diversifikasi produk.